PENGERTIAN DAN CABANG SENI


tatang suryana

Dalam kehidupan sehari-hari, mungkin anda sering berkata, “Wah … itu indah! Seni banget, ya!” Misalnya, melihat pegunungan dengan jalan yang berliku-liku, pantai dengan airnya yang tampak biru, kebun bunga yang berwarna-warni, lukisan seorang pelukis terkenal, dekorasi yang indah, suara seorang penyanyi yang merdu, dan gerakan penari yang luwes. Di antara keindahaan di atas, apakah semuanya disebut seni?
Pengertian Seni
     Seni berasal dari kata sani (Sanskerta) yang berarti pemujaan, persembahan, dan layanan. Kata tersebut berkaitan erat dengan upacara keagamaan yang disebut kesenian. Menurut Padmapusphita, kata seni berasal dari bahasa Belanda genie dalam Latin disebut genius, artinya kemampuan luar biasa yang dibawa sejak lahir.
     Seiring dengan perkembangan waktu, banyak definisi seni diungkapkan oleh beberapa ahli. Berikut diuraikan beberapa definisi seni menurut para ahli.

  1. Ensiklopedia Indonesia
     Di dalam Ensiklopedia Indonesia dinyatakan bahwa seni merupakan ciptaan segala hal karena keindahannya orang senang melihat atau mendengarkannya.

  1. Ki Hajar Dewantara
     Ki Hajar Dewantara berpendapat, seni adalah perbuatan manusia yang timbul dari hidupnya, perasaan, dan bersifat indah sehingga dapat menggetarkan jiwa perasaan manusia.

  1. Akhdiat Karta Miharja
     Akhdiat Karta Miharja berpendapat, seni merupakan kegiatan rohani manusia yang merefleksikan kenyataan dalam suara karya, bentuk, dan isinya mempunyai daya untuk membangkitkan pengalaman tertentu dalam alam rohani.
Definisi umum seni adalah segala macam keindahan yang diciptakan oleh manusia.

Cabang-Cabang Seni
     Di lingkungan masyarakat, proses penciptaan seni dapat digolongkan menjadi lima cabang sebagai berikut.

a.  Seni Rupa
     Seni rupa merupakan cabang seni yang umum disebut dengan seni visual. Hal ini disebabkan seni rupa berwujud bentuk-bentuk yang divisualisasikan melalui indra menglihatan (garis, bidang, warna, ruang, gelap, dan terang). Dibawah ini adalah contoh seni Rupa :


  
b.  Seni Musik
     Istilah musik berasal dari bahasa Yunani, mousikos. Kata ini diambil dari nama salah satu dewa Yunani yang bernama MousikosMousikos dilambangkan dengan dewa keindahan dan menguasai bidang kesenian dan ilmu pengetahuan. Musik dapat diartikan sebagai ungkapan perasan yang dituangkan dalam bentuk bunyi-bunyian.
     Ungkapan yang dihasilkan melalui suara manusia disebut vokal, sedangkan ungkapan yang dihasilkan melalui alat musik desebut instrumental.

Indonesia memiliki beragam alat musik yang berasal dari berbagai daerah. Ini adalah salah satu contoh alat musik Indonesia yang berasal dari Jawa Barat yaitu angklung.

Suatu Contoh Alat Musik Yang Banyak dipakai Oleh Kaum RemajaSaat ini. Dan Sebuah Aliran Musik yang banyak di gemari oleh Remaja di Jaman Modern ini yaitu Aliran Musik Pop , Metal, Punk dan lain-lain.
Dan Anak-anak Indonesia banyak juga yang suka Musik Mancanegara dan aliran yang di sukainya.

c.  Seni Tari
     Seni tari adalah seni yang dihasilkan dari gerak, mimik, dan tingkah laku seseorang yang indah. Tarian diiringi musik pengiring agar gerakannya menarik dan enak dipandang.
1.      Seni Tari Tunggal
Tari topeng adalah salah satu tarian tradisional yang ada di Cirebon. Tari seperti ini biasanya di lakukan dengan bentuk tari Tunggal.

2.      Tari Berpasangan

Tari saman merupakan salah satu tari tradisional yang berasal dari Aceh, yaitu dari Suku Gayo. Tari Saman dari Aceh ini umumnya disajikan ketika sedang ada acara-acara penting dalam adat. Tari Saman menggunakan syair bahasa arab dan bahasa gayo. Tari saman juga ditampilkan dalam rangka merayakan Maulid Nabi Muhammad SAW (kelahiran nabi muhammad SAW).

3.      Tari Kelompok
Tari Gambyong merupakan tarian tradisional khas Jawa Tengah yang telah ada sejak dulu. Konon, Tari Gambyong tercipta dari nama Gambyong, seorang penari yang hidup pada zaman Kesunanan Surakarta berada di bawah pemerintahan Sinuhun Paku Buwono keenam sekitar tahun 1800-an. Di Surakarta, Gambyong dikenal sebagai sosok wanita yang cantik jelita.

4.      Tari Masal
Tarian Dayak dalam pembukaan Erau 2001 Kutai Kartanegara

Sebenarnya banyak contoh seni tari tapi hanya kami beri contoh satu persatu mulai tari tunggal sampai tari masal.


e.  Seni Drama
     Drama berasal dari kata Yunani, dramos yang berarti perbuatan atau pertunjukan perikehidupan seseorang. Drama ialah seni pertunjukan yang disajikan di atas pentas, diantaranya :
1.      Ketoprak
Ketoprak merupakan salah satu seni tradisional yang masih cukup banyak peminatnya. Dalam pementasannya, biasanya menceritakan suatu kejadian, bisa kejadian sejarah maupun kehidupan sehari-hari, namun menggunakan karakter tokoh pewayangan.
2.      Srimulat
Srimulat didirikan oleh R.A. Srimulat dan Teguh Raharjo dengan nama Gema Malam Srimulat . Pada awalnya Gema Malam Srimulat adalah kelompok seni keliling yang melakukan pentas dari satu kota ke kota lain dari Jawa Timur sampai Jawa Tengah. Rombongan seni suara dan tari ini memulai lawakan pertama mereka pada 30 Agustus 1951 dengan menampilkan tokoh-tokoh dagelan Mataram seperti Wadino (Bandempo), Ranudikromo, Sarpin, Djuki, dan Suparni.
3.      Drama Modern
Drama Gong adalah sebuah bentuk seni pertunjukan Bali yang masih relatif muda usianya yang diciptakan dengan jalan memadukan unsur-unsur drama modern (non tradisional Bali) dengan unsur-unsur kesenian tradisional Bali. Dalam banyak hal Drama Gong merupakan pencampuran dari unsur-unsur teater modern (Barat) dengan teater tradisional (Bali). Nama Drama Gongdiberikan kepada kesenian ini oleh karena dalam pementasannya setiap gerak pemain serta peralihan suasana dramatik diiringi oleh gamelan Gong (Gong Kepyar) Drama Gong diciptakan sekitar tahun 1966 oleh Anak Agung Gede Raka Payadnya dari desa Abianbase (Gianyar). Diakui oleh penciptanya bahwaDrama Gong yang diciptakan dengan memadukan unsur-unsur drama tari tradisional Bali seperti Sendaari, Arja, Prembon dan Sandiwara dimaksudkan sebagai sebuah prembon (seni campuran) modern.

sumber : http://info-datinawong.blogspot.com

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda

0 komentar:

Poskan Komentar